
Mengetahui Manfaat Vaksinasi MMR untuk Wanita
Seperti yang disebutkan sebelumnya, vaksinasi merupakan cara paling efektif untuk menekan jumlah penderita Rubella di dunia. Vaksinasi Rubella terkandung dalam vaksin kombinasi MMR, yang mana dalam satu kali vaksinasi MMR dapat melindungi Anda dari 3 macam penyakit sekaligus, yaitu campak jerman, gondongan dan campak. Vaksin ini terbilang aman dan telah lama digunakan, sejak 20 tahun yang lalu.
Sekalipun pro dan kontra mengenai penggunakan vaksinasi MMR ini terus digulirkan oleh masyarakat antivaksin, kenyataan bahwa vaksin ini telah berhasil menekan jumlah angka penyebaran Rubella tidak bisa dielakan. Di beberapa negara, vaksinasi MMR ini termasuk dalam salah satu vaksin wajib. Hal ini berbeda dengan di Indonesia, dimana vaksin ini merupakan vaksin yang masih dianjurkan, sehingga masyarakan belum terlalu peduli dengan manfaat vaksin MMR.
Kepada Siapa Vaksinasi MMR Diberikan?
Dirujuk dari Center for Disease Control (CDC), ada beberapa kriteria orang yang sebaiknya menerima vaksinasi MMR, yaitu:
- Anak-anak, sebaiknya mendapatkan dua dosis vaksin. Dosis pertama diberikan pada usia 12-15 tahun dan dosis kedua diberikan pada usia 4-6 tahun. Bisa juga vaksin kedua diberikan lebih awal atau sekurangnya 28 hari setelah pemberian dosis pertama.
- Bayi yang berusia di bawah 12 tahun boleh menerima vaksinasi MMR, apabila ia akan bepergian ke daerah dimana terjadi endemik Rubella. Dan untuk pemberiannya tidak dihitung dalam seri pemberian dosis rutin yang dianjurkan.
- Orang dewasa yang berusia 18 tahun atau lebih, yang lahir setelah 1956 setidaknya mendapatkan satu dosis vaksinasi MMR, kecuali jika ia bisa membuktikan telah memiliki antibodi untuk ketiga penyakit tersebut.
Sedangkan mereka yang sebaiknya tidak diberikan vaksin MMR atau yang harus menunda untuk diberikan vaksin adalah:
- Mereka yang memiliki reaksi alergi terhadap antibiotik neomisin atau alergi terhadap komponen vaksin MMR. Beritahukan dokter jika Anda memiliki bakat alergi.
- Mereka yang mengalami reaksi alergi setelah pemberian vaksin MMR dosis pertama sebaiknya tidak menerima vaksin yang selanjutnya.
- Jika Anda sedang dalam keadaan sakit, sebaiknya menunda untuk mendapatkan vaksinasi sampai benar-benar pulih
- Wanita yang sedang hamil tidak boleh menerima vaksin MMR. Wanita yang baru saja menerima vaksin MMR, sebaiknya menunda kehamilan selama 4 minggu pasca vaksinasi.
- Informasikan kepada dokter Anda, jika:
a. Anda adalah orang dengan HIV/AIDS
b. Sedang menjalani terapi untuk masalah sistem imun
Berapa Dosis Vaksinasi MMR yang Diberikan?
Pemberian vaksinasi untuk virus Rubella dilakukan dalam dua tahapan atau dua dosis. Dosis pertama di berikan ketika anak berusia 12 – 15 tahun. Dan, dosis kedua diberikan saat anak berusia 4 tahun sampai 6 tahun.
Vaksinasi MMR yang diberikan umumnya adalah vaksinasi MMR saja atau kombinasi untuk 3 penyakit saja. Namun, mulai tahun 2004, muncul vaksin baru yaitu MMRV (Measles, Mumps, Rubella dan Varicella). Komunikasi dengan dokter untuk memutuskan vaksin mana yang paling sesuai untuk anak Anda sangat diperlukan. Sangat baik untuk Anda memberikan vaksinasi tepat pada waktunya. Dengan pemberian vaksinasi yang tepat pada waktunta, ibu tidak hanya melindungi sang bayi tetapi juga melindungi ibu yang sedang hamil dan juga melindungi orang lain untuk terkena infeksi Rubella.
Saat ini infeksi Rubella masih sangat umum di banyak negara. Di Amerika, Infeksi virus ini sudah mulai ditekan jumlahnya sejak masyarakatnya wajib diberikan vaksinasi. Karenanya, sangat disarankan untuk orang dewasa, yang lahir setelah tahun 1957 untuk mendapatkan vaksin Rubella. Tanyakan pada dokter Anda untuk mengetahui bagaimana cara Anda mendapatkan vaksin tersebut, dan tanyakan apakah Anda perlu mendapatkan test darah terlebih dahulu.
Berapa Biaya untuk Vaksinasi MMR
Untuk saat ini, vaksinasi MMR memang bukan menjadi salah satu dari beberapa vaksin yang diwajibkan. Artinya, setiap orang yang ingin mendapatkan vaksin tersebut, hanrus menggunakan biaya mandiri untuk mendapatkannya. Anda bisa bertanya pada asuransi dimana Anda ikut serta di dalamnya, apakah ada kemungkinan untuk mendapatkan vaksin MMR dengan asuransi tersebut.
Menyimak dari sebuah kisah yang dipaparkan oleh Ibu Grace Melia, salah seorang ibu dengan anak yang mendalami Congenital Rubella Syndrome(CSR), disebutkan bahwa meyakinkan diri bahwa kita telah memiliki antibodi atas virus Rubella, jauh lebih penting dan lebih murah biayanya dibandingkan dengan apabila kita harus mengandung dengan infeksi Rubella, dan menyebabkan anak yang terlahir harus mendapatkan gangguan kesehatan, yang memerlukan biaya jauh lebih besar.
Harga untuk test Rubella dan mendapatkan vaksin memang cukup mahal. Tetapi, manfaat yang didapatkan, jauh lebih besar.
Leave a Reply