42018Feb
8 Cara Membangun Hubungan yang Baik antara Orang Tua dan Terapis Anak

8 Cara Membangun Hubungan yang Baik antara Orang Tua dan Terapis Anak

4. Komunikasi Dua Arah

Semua hal baik, berawal dari komunikasi yang baik. Saling mendengar dan saling memberikan masukan, itulah cara terbaik untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Orang tua dan terapi harus bisa fokus pada komunikasi, bukan hanya pada anak. Saling berbicara dengan kata-kata sopan dan ramah adalah kunci keharmonisan. Sekalipun ada keluhan, sampaikan dengan bahasa yang baik. Orang tua dan terapi harus bisa saling mengomunikasikan tentang hal-hal terbaru yang mereka ketahui, baik tentang anak, atau tentang model terapi. Jika orang tua sulit mendeskripsikan apa yang sebenarnya terjadi pada anak, maka komunikasi bisa dilakukan melalui rekaman video sang anak, agar terapi bisa lebih memahaminya.

5. Fun dan Rileks

Ini memang melelahkan, bahkan cenderung membuat Anda merasa stress dengan semuanya. Namun, ini tak berarti semua harus diakhiri. Karenanya, baik orang tua atau pun terapis, harus mengerti bagaimana mebangun hubungan yang baik dan juga menyenangkan satu sama lain. Adakalanya, sesi terapi tidak sesuai apa yang diharapkan, untuk mengakali rasa penat karenanya, Anda bisa mengajak terapis anak Anda duduk santai sambil minum kopi atau makan pizza. Semua yang dibicarakan dengan santai dan rileks, biasanya membuka ide-ide lain yang lebih kreatif, yang bisa disisipkan dalam sesi terapi anak Anda.

6. Rayakan Keberhasilan

Sama dengan hal di atas, sekalipun sedikit, ketika Anda dan terapis melihat sebuah perkembangan yang baik pada anak Anda, jangan lupa untuk bersyukur. Anda juga bisa merayakan hal tersebut dengan minum teh bersama sambil memesan sepiring martabak coklat. Hal ini akan membuat hubungan Anda dan terapis yang terbina, bukan hanya karena anak Anda, tetapi juga kalian sangan mengharga pencapaian yang telah dilakukan bersama. Setidaknya, perayaan kecil ini bisa membuat Anda dan terapis saling merasa, bahwa kalian adalah tim yang baik.

7. Saling Berterimakasih


Dalam hal ini, terapis telah bekerja keras untuk keberhasilan anak Anda, maka layak sekali jika Anda berterimakasih pada mereka. Terapi, sama hal nya dengan guru, mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Bukan hanya Anda, terapis pun juga harus berterimakasih pada orang tua, mengingat mereka berperan juga dalam mentransfer apa yang terapis ajarkan pada anak mereka. Dan, dikarenakan sesi terapi di rumah jauh lebih banyak dibanding di tempat terapi, maka baik terapis dan orang tua sebenarnya berada di posisi saling membutuhkan satu sama lain, dalam rangka membuat anak-anak menjadi lebih maju dan berkembang.

Membangun hubungan yang baik antara orang tua dan terapis adalah langkah penting dalam mencapai semua tujuan-tujuan, untuk membantu anak berkembang. Jika hal ini dilakssanakan dengan sebaik mungkin, maka semua orang akan mencapai tujuannya.

Sumber : akubisamendengar.com




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *