262018Feb
5 Strategi untuk Memancing Anak Berbicara

5 Strategi untuk Memancing Anak Berbicara

Bagi anak dengan gangguan dengar yang baru saja menggunakan alat bantu dengar, memancing mereka berbicara atau hanya mengeluarkan beberapa kata akan menjadi pekerjaan rumah yang sangat besar untuk mereka. Lalu bagaimana cara agar semuanya berjalan sesuai harapan?

“Anak saya sudah menggunakan alat bantu dengar, namun, tidak sepatah katapun keluar dari mulutnya saat ini. Bahkan, sekalipun ia telah menjalani beragam terapi, ia tetap jarang sekali mengeluarkan kata-kata. Apa yang sebaiknya saya lakukan, untuk memancing anak berbicara?

Frustasi dengan hal tersebut di atas, sering sekali dialami oleh banyak orang tua. Menunggu anak mengeluarkan kata-kata, setelah dipasangkan alat bantu dengar, memang masih menjadi tujuan utama orang tua memasangkan alat pada anak mereka. Sayangnya, pada tiap anak terkadang mendapatkan hasil yang berbeda. Lalu, apakah yang patut dievaluasi?

Yang pertama tentu alat, apakah alat yang digunakan telah disetting dengan baik? Apakah anak mendengar bunyi dengan menggunakan alat? Jika alat telah disetting dengan baik, maka hal selanjutnya yang perlu dipertanyakan adalah, apakah anak mendapatkan terapi yang memadai. Terapi disini adalah terapi mendengar dan berbicara, untuk mendukung mereka mengeluarkan kata-kata. Jika Anda telah menyertakan anak dalam terapi AVT dan wicara, yang selanjutnya Anda perhatikan adalah, apakah terapi tersebut juga Anda terapkan di rumah.

Seharusnya, ketika ketiga hal ini berjalan dengan baik, anak akan mendapatkan perkembangan yang terbaik juga. Terkadang kendala utamanya adalah, anak justru tidak mendapatkan terapi di lingkungan yang dekat dengannya, yaitu di rumah. Mungkin orang tua telah berupaya memancing anak berbicara, tetapi merasa tidak maksimal hasilnya.

Seperti yang banyak diwacanakan di berbagai website Auditory Verbal Therapy, yang harus dilakukan oleh orang tua adalah, lebih banyak berbicara, bukan lebih banyak mengajarkan bicara. Dengan lebih banyak berbicara, anak akan lebih banyak mendengar hal-hal yang baru, sehingga memancing anak berbicara dengan aktif. Berikut adalah beberapa strategi yang bisa dimanfaatkan oleh orang tua, untuk memancing anak-anak mereka lebih banyak berbicara:

1. Jangan Membaca Pikiran Mereka


Ya, Anda memang adalah orang tua bagi mereka, yang bahkan, hanya dengan mendengar mereka menangis, Anda tau apa yang mereka inginkan. Ketika mereka masih bayi, hal tersebut mungkin Anda lakukan. Ketika mereka menangis, Anda langssung mengambilkan susu, ketika mereka meringgis, Anda langsung memeriksa popok mereka dan sebagainya.

Tapi, untuk saat ini, jangan lakukan hal tersebut lagi! Khususnya, jika Anda ingin anak Anda memiliki keberanian untuk berbicara.

Jika anak Anda menginginkan sesuatu, dan biasanya ia hanya dengan menunjuk barang yang ia inginkan, tunjukan ekspresi bahwa Anda tidak mengerti apa yang diinginkannya. Katakan bahwa Anda membutuhkan penjelasan yang lebih detail tentang apa yang sang anak inginkan. Berpura-puralah Anda tidak paham, untuk memancingnya bersuara.

2. Hindari pertanyaan yang hanya menuntut jawaban iya dan tidak


Hindari bertanya hal-hal seperti, “Kamu sudah makan?” “Kamu sudah mandi?” dan lain sebagainya, yang hanya membutuhkan jawaban ya dan tidak saja. Sebaiknya, Anda memikirkan pertanyaan dimana anak Anda harus menjawabnya lebih dalam, seperti : “Makan siang ini pakai menu apa, dan bagaimana rasanya?” atau bertanya, “Ada apa di sekolah hari ini, tugas apa yang diberikan oleh gurumu?”




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *