
5 Strategi untuk Memancing Anak Berbicara
3. Berikan anak waktu menjawab
Bersabar, itulah yang sebaiknya dilakukan oleh orang tua ketika ia ingin melihat perkembangan yang baik pada wicara anak-anak mereka. Jika Anda memberikan instruksi kepada anak, dan anak tidak segera melakukannya, anda mungkin akan mengulangi lagi instruksi tersebut sampai anak memahaminya. Hal ini justru membuat anak menjadi berpikir bahwa, mereka tidak perlu merespon terlalu awal.
Sebaiknya, berikan waktu pada mereka untuk memahami instruksi Anda terlebih dahulu. Diam lah sejenak setelah Anda memberikan instruksi, sambil menunggu bagaimana respon anak jika Anda diam. Hal ini juga menjadi satu tantangan untuk Anda, sekaligus untuk mengetahui apakah anak mendengar pada saat instruksi pertama kali diberikan.
4. Saling bercerita
Jika Anda suka bercerita, maka buatlah tema cerita Anda, yang Anda pikir sangat menarik untuk si kecil. Misalnya, si kecil suka mobil, maka Anda bisa bercerita tentang mobil pemadam kebakaran yang berhasil memadamkan asap. Setelah Anda bercerita, mintalah anak Anda untuk juga bercerita tentang mobil lainnya. Jadikan komunikasi berlangsung dua arah.
5. Memberikan Pilihan untuk Memancing Anak Berbicara
Sama dengan menghindari pertanyaan dengan jawaban ya atau tidak, pertanyaan yang sifatnya pilihan membuat anak harus mengeluarkan kata-kata dari mulutnya. Misalnya, “apakah kamu suka apel atau jeruk?” Kamu mau ikut mama ke pasar atau ikut papa ke bengkel? Dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan seperti ini, Anda bisa memancing anak Anda untuk mengeluarkan kata, walaupun hanya satu kata saja.
Leave a Reply