
Say No untuk Diskriminasi Tunarungu (Audisme) di Dunia Kerja
Perlukah Memberitahukan Mengenai Kondisi Pendengaran Kepada Atasan
Adalah hal masing-masing orang dengan gangguan pendengaran untuk menginformasikan atau pun tidak. Tentu, dengan memberikan informasi yang diharapkan adalah, atasan dan rekan-rekan bisa menerima dan membantu mereka untuk lebih produktif, dan meminimalisir diskriminasi tunarungu yang sering dikhawatirkan.
Bahkan memberitahukan kondisi pendengaran saat melamar pekerjaan dimungkinkan untuk menjadi jalan yang terbaik. Walaupun mungkin, tidak semua atasan yang terbuka untuk melakukan wawancara di kemudian hari.
Namun diharapkan setiap penolakan yang terjadi pada pelamar pekerjaan dengan gangguan pendengaran, utamanya sebelum mereka melakukan wawancara mencadi catatan pemerintah untuk menemukan solusinya.
Peduli, itu adalah satu cara sederhana yang bisa diberikan oleh mereka yang normal kepada mereka yang memiliki masalah pendengaran. Pemerintah peduli untuk menyediakan layanan pendidikan dan lapangan pekerjaan terbaik untuk mereka yang memiliki masalah pendengaran. Komunitas memberikan support dan menyediakan informasi untuk mereka bisa berkembang dengan lebih baik di lingkungan, sekaligus menjadi perantara komunikasi antara mereka dan pemerintah, Hearing Center tidak sekadar sebagai penjual produk, tetapi juga mampu menjadi mitra mereka dalam mendapatkan layanan terbaik untuk bisa mendengar dengan cara menyediakan seminar, akses mendapatkan alat bantu dengar bekas yang masih berfungsi, dengan harga lebih murah dan lain sebagainya, dan masyarakat sebagai pembimbing bukan justru melakukan diskriminasi tunarungu.
Leave a Reply