82016Nov
Apa Penyebab dan Bagaimana Gejala Disleksia pada Anak?

Apa Penyebab dan Bagaimana Gejala Disleksia pada Anak?

Ketika Anda mendapati prestasi anak Anda menurun di sekolah, atau anak Anda mengalami kesulitan saat membaca, mungkin anak Anda mengalami gejala disleksia.

Setelah Anda memahami mengenai apa itu disleksia, saat ini Anda dikenalkan dengan apa saja penyebab dan gejala disleksia tersebut. Ada beberapa hal yang disebutkan menjadi penyebab disleksia, diantaranya:

1. Keturunan atau genetik

Sangat umum terjadi, jika orang tua atau saudara memiliki kondisi disleksia, maka anak mereka juga bisa membawa kondisi yang sama. Hal ini terjadi dengan persentase kemungkinan mencapai 40% – 49%. Sekitar 40% saudara yang memiliki gejala disleksia, akan memiliki saudara lain dengan kondisi yang sama. Dan, sekitar 49% orang tua dengan masalah disleksia, akan menurunkan kondisinya kepada anak-anak mereka.

2. Anatomi Otak

Sekali lagi, memiliki anak dengan disleksia, bukan berarti Anda memiliki anak-anak yang tidak pintar. Bahkan, ada banyak dari mereka yang memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata. Orang dengan disleksia, ternyata memiliki anatomi otak yang berbeda dengan orang yang tidak memiliki disleksia. Misalnya, pada orang yang normal, bagian otak planum temporal, yaitu yang berperan mengolah bahasa, memiliki ukuran yang berbeda antara kanan dan kiri, tergantung bagian tubuh mana yang paling dominan. Misalnya, bagian kiri otak akan lebih besar pada orang yang lebih banyak menggunakan tubuh kanan (tidak kidal). Nah, pada orang dengan disleksia, bagian otak ini akan sama ukurannya baik kiri dan kanan.

3. Aktivitas otak

Untuk bisa membaca, otak akan melakukan serangkaian proses penerjemahan simbol-simbol yang seseorang lihat, yang kemudian diolah menjadi bentuk bunyi yang memiliki makna, sehingga akan keluar menjadi sebuah kata. Ketika anak memiliki disleksia, area otak ini bekerja dengan cara yang berbeda. Beberapa peneliti menyebutkan, proses kerja otak pada orang dengan disleksia, akan mengalami perubahan, seketika mereka menerima sebuah wacana.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *