
Kolase Peringatan Hari Disabilitas di Seluruh Kota di Indonesia
5. Rekor MURI atas aksi untuk 50000 Relawan pada hari disabilitas di Makassar
Ditujukan kepada kaum tunanetra, sejumlah 50000 relawan di Indonesia memperingati hari disabilitas untuk mengetik ulang sebanyak 50000 buku, yang akan dikonversi ulang ke huruf braile, dengan tujuan agar penyandang tunanetra bisa membaca buku dengan mudah.
Sebanyak 50000 ribu relawan yang akan mengetik ulang buku ini kebanyakan adalah pelajar SD, SMP, SMA dan SMK. Atas perjuangan ini, walikota Makassar Mohammad Ramdhan Danny Pomanto pun memuji para pelajar yang mau mendedikasikan dirinya untuk ikut membantu kaum disabilitas, agar mendapatkan manfaat yang sama dengan orang lain, dengan mudah mendapatkan fasilitas membaca buku yang sesuai untuk mereka.(nurantara.rmol.co)
6. Tiga tuntutan pokok penyandang disabilitas Banjarmasin
Banjarmasin sendiri mengadakan aksi yang lebih serius, dimana melalui Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Banjarmasin, mereka mengajukan tiga tuntutan pokok untuk para penyandang disabilitas.
Tuntutan pokok yang diajukan ini antara lain adalah kemudahan penyandang disabilitas untuk mendapatkan pendidikan yang layak, kesehatan yang layak dan administrasi kependudukan.
Menurut ketua PPDI Banjarmasin sendiri, sebenarnya kota Banjarmasin sudah siap menjadi daerah ramah disabilitas, dan bahkan telah mendeklarasikan diri sebagai kota inklusi sejak tahun 2013, namun dalam perjalanannya masih perlu banyak perhatian.(banjarmasin.tribun)
7. Fakultas Pendidikan Luar Biasa Universitas Negeri Jakarta dalam In Special Education Euphoria (ISEE)
Sebagai salah satu universitas negeri, yang memiliki program khusus untuk pendidikan luar biasa, PLB UNJ pun tak mau ketinggalan memeriahkan hari Disabilitas International.
Kali ini, Fakultas PLB mengadakan rangkaian kegiatan, mulai dari seminar dengan pendidikan inklusi, beragam lomba yang pesertanya adalah penyandang disabilitas, kampong dongeng dan banyak kegiatan positif lainnya.
Minat para penyandang disabilitas pun begitu besar. Atas nama sekolah mereka hadir untuk berkompetisi menunjukan kemampuan mereka. Dari sini, kita bisa melihat bahwa penyandang disabilitas pun memiliki semangat yang besar untuk bisa berkarya dan menunjukan aktualisasi dirinya.(ihc-red)
Kerenkan beragam aktivitas untuk memperingati hari disabilitas di Indonesia. Itu baru sebagaian kecil saja, loh! Di beberapa daerah lain pun tak kalah meriah, seperti pembagian bunga oleh penyandang disabilitas di Medan, aksi kreatif penyandang disabilitas di Solo, dan lain sebagainya. Semua aktivitas ini dibuat untuk menyadarkan setiap orang, bahwa para penyandang disabilitas ini perlu diperhatikan, perlu diapresiasi karya-karyanya dan perlu diberikan tempat yang nyaman untuk mereka berkembang, berkarya dan bekerja pada masanya. Ujungnya adalah, membuat mereka hidup layak dan sejahtera sesuai hak dan martabat mereka sebagai manusia.
Nah, kegiatan untuk disabilitas apa yang diselenggarakan di kota Anda?
Leave a Reply